Kompas TV nasional peristiwa

Menko Perekonomian Sebut IHSG Anjlok karena Pernyataan Anies Baswedan Soal PSBB Ketat

Kamis, 10 September 2020 | 17:17 WIB
menko-perekonomian-sebut-ihsg-anjlok-karena-pernyataan-anies-baswedan-soal-psbb-ketat
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/10/2019). (Sumber: KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Salah satu penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah mengawali perdagangan hari ini, Kamis (10/9/2020), adalah keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan menerapkan rem darurat atau PSBB ketat.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: IHSG Anjlok Drastis, Airlangga Hartarto: Karena Pengumuman PSBB DKI Mendadak

Airlangga mengungkapkan bahwa selama ini IHSG bergerak cukup stabil. 

Namun kembali anjlok lantaran pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melakukan PSBB ketat.
  
"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000," kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, keputusan Anies untuk melakukan rem mendadak tersebut telah berdampak langsung pada market. 

Sehingga, lanjut Airlangga, yang terpenting saat ini adalah menjaga kepercayaan masyarakat agar ekonomi tetap berjalan.
  
"Kita harus melihat gas dan rem ini. Kalau digas atau rem mendadak itu tentu harus kita jaga confident publik. Karena ekonomi tidak hanya fundamental, tapi juga sentimen, terutama untuk sektor capital market," jelasnya.
   
Seperti diketahui, tadi malam Anies memutuskan menarik rem darurat. 

Editor : Deni Muliya

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:22
PERSIB MINTA KETEGASAN PSSI SOAL JADWAL PASTI DIGELARNYA LANJUTAN LIGA 1 YANG DITUNDA HINGGA AWAL 2021   MULAI 1 NOVEMBER 2020, SITUS WISATA MACHU PICCHU DI PERU KEMBALI DIBUKA SETELAH 7 BULAN DITUTUP KARENA PANDEMI   PERANCIS DAN JERMAN KEMBALI MEMBERLAKUKAN PEMBATASAN WILAYAH UNTUK MENAHAN LAJU PENULARAN KORONA   PERANCIS TINGKATKAN STATUS PERINGATAN KEAMANAN DI WILAYAHNYA KE LEVEL TERTINGGI SETELAH ADANYA PENUSUKAN DI NICE   FEDERASI TENIS PERANCIS (FFT): TURNAMEN PARIS MASTERS DIGELAR TANPA PENONTON PADA 31 OKTOBER-8 NOVEMBER 2020   DAMPAK PANDEMI KORONA, PENDAPATAN LIGA BASKET PROFESIONAL AS (NBA) TURUN HINGGA TRILIUNAN RUPIAH   PUSAT PENGENDALIAN & PENCEGAHAN PENYAKIT AS: INFORMASI VAKSIN FLU TINGKATKAN RISIKO TERINFEKSI KORONA ADALAH HOAKS   KEMENAG RI: 33.429 CALON ANGGOTA JEMAAH TIDAK LOLOS SYARAT USIA UMRAH SAAT PANDEMI   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 502 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 29 OKTOBER 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 404.048 POSITIF, 329.778 SEMBUH, 13.701 MENINGGAL DUNIA   SATGAS COVID-19 BUAT APLIKASI UNTUK PANTAU KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN   BAWASLU TANGSEL TINDAK 39 PELANGGARAN PILKADA, MAYORITAS KASUS NETRALITAS ASN   BESARAN UMP DIY PADA TAHUN 2020 NILAINYA MENCAPAI RP 1.704.608 DENGAN NILAI UPAH TERENDAH DI INDONESIA   PEMERINTAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BELUM BISA MENENTUKAN BESARAN UPAH MINIMUM PROVINSI UNTUK 2021