Kompas TV nasional breaking news

Kondisi Jakob Oetama sebelum Tutup Usia, Sempat Koma sejak Minggu Sore

Rabu, 9 September 2020 | 14:22 WIB
kondisi-jakob-oetama-sebelum-tutup-usia-sempat-koma-sejak-minggu-sore
Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, saat difoto di ruang kerjanya di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Selasa (27/9/2016). Jakob Oetama meninggal dunia dalam usia 88 tahun, Rabu (9/9/2020). (Sumber: KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pendiri Kompas Gramedia Group, Jakob Oetama, meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) pukul 13.05 WIB.

Jakob Oetama meninggal dalam usia 88 tahun di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Sebelumnya meninggal, almarhum sempat mengalami koma atau kritis sejak Minggu (6/9/2020) sore.

Baca Juga: BREAKING NEWS - Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama Tutup Usia

Hal itu disampaikan oleh Direktur Komunikasi Kompas Gramedia Rusdi Amral kepada Jurnalis KompasTV Frisca Clarissa di RS Mitra Keluarga.

"Bapak sudah mengalami koma atau kritis sejak Minggu (6/9/2020) sore. Rupanya Allah lebih senang memanggil beliau sehingga akhirnya pukul 13.05 WIB, Bapak berpulang," ujar Rusdi Amral, Rabu (9/9/2020).

Selanjutnya, usai dimandikan di rumah sakit, jenazah akan dibawa ke rumah duka terlebih dahulu untuk misa. Kemudian, jenazah akan disemayamkan di Kantor Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat.

Penulis : Desy Hartini

1
2



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Ribuan Surat Suara Rusak

Sabtu, 28 November 2020 | 00:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
00:10
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL    MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   MENAG FACHRUL RAZI: ASRAMA HAJI AKAN DISIAPKAN JADI TEMPAT KARANTINA UMRAH   PEMPROV JAWA TIMUR BERENCANA BANGUN KAWASAN INDUSTRI HALAL   BPIP: OMNIBUS LAW UU CIPTA KERJA SEJALAN DENGAN NILAI PANCASILA   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PENYELENGGARA PILKADA LEBIH MASIF SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   MASIH BANYAK ZONA MERAH, KETUA DPRD JATENG MINTA RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JANUARI 2021 DIKAJI ULANG   MENRISTEK: VAKSIN COVID-19 MERAH PUTIH BISA DIEKSPOR JIKA KEBUTUHAN DALAM NEGERI SUDAH TERPENUHI   SATGAS COVID-19: DATANGNYA VAKSIN BUKAN BERARTI PANDEMI LANGSUNG BERAKHIR   BUPATI SITUBONDO MENINGGAL KARNA COVID-19, GUBERNUR JATIM TUNJUK SEKDA SITUBONDO SYAIFULLAH JADI PLH BUPATI   TERJARING OTT KPK, PDI-P BERHENTIKAN WALI KOTA CIMAHI AJAY MUHAMMAD PRIATNA SECARA TIDAK HORMAT   SATRESKRIM POLRESTABES SEMARANG TANGKAP 4 ORANG SINDIKAT PEMBUAT & PENGEDAR UANG PALSU SENILAI RP 1 MILIAR   JAKSA PENUNTUT UMUM KEMBALIKAN BERKAS PERKARA 6 TERSANGKA KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAGUNG KE BARESKRIM   KPK EKSEKUSI ASISTEN PRIBADI EKS MENPORA IMAM NAHRAWI, MIFTAHUL ULUM KE LAPAS SUKAMISKIN BANDUNG