Kompas TV regional berita daerah

Satu Individu Orangutan yang Dipelihara di Ketapang Diselamatkan

Jumat, 4 September 2020 | 09:42 WIB

KETAPANG, KOMPAS.TV - Tim BKSDA Kalbar dan Yayasan IAR Indonesia harus menempuh jarak panjang melewati jalan darat hingga delapan jam dan dilanjutkan jalur sungai selama tiga jam dengan menggunakan sampan.

Kondisi tersebut harus ditempuh untuk mengevakuasi satu individu bayi orangutan dari pemeliharaan ilegal warga Desa Krio Hulu, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang.

Baca Juga: Polisi Evakuasi Orang Utan Peliharaan, Pemilik Menangis

Orangutan berjenis kelamin betina itu awalnya ditemukan pekerja kayu saat bekerja di wilayah Kabupaten Sekadau, dan mengalami luka pada bagian kaki.

“Orangutan ini ditemukan dengan kondisi kaki patah di Kabupaten Sekadau oleh seorang pekerja kayu. Sang pekerja kayu berinisiatif membawa ke rumahnya untuk dirawat,” tutur Adisa, Dokter Hewan IAR Indonesia.

Saat ini bayi orangutan berusia sekira 2,5 tahun itu telah dievakuasi ke Yayasan IAR Indonesia untuk menjalani karantina. Dari pemeriksaan, orangutan yang diberi nama Covita itu diketahui juga menderita penyakit kulit yang membuat sebagian kulitnya mengelupas dan beberapa bagian rambut rontok.

Direncanakan Covita akan menjalani masa karantina setidaknya delapan minggu untuk mendapatkan pengobatan dan pemeriksaan medis secara detail dari petugas. Pemeriksaan itu juga bertujuan memastikan Covita tidak membawa penyakit berbahaya yang dapat menular kepada orang utan lainnya di pusat rehabilitasi IAR Indonesia.

Baca Juga: King Kong, Orang Utan yang Disita dari Warga telah Dipelihara selama 3 Tahun

Simak informasi lain dari Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat di kanal YouTube KompasTV Pontianak.

#Orangutan #BKSDA #IAR

Editor : KompasTV Pontianak



BERITA LAINNYA


Peristiwa

Tabrak Pohon, Truk Terguling ke Sawah

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 23:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:47
SEBANYAK 831 ORANG LUKA-LUKA DAN 28 LAINNYA TEWAS AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 7 DI TURKI   SEBANYAK 51 ORANG DAN 2 LAINNYA TEWAS AKIBAT LEDAKAN PIPA GAS DI KOTA SAMAWAH, IRAK   PETENIS NOMOR DUA DUNIA, SIMONA HALEP, POSITIF TERINFEKSI KORONA   MANTAN AKTOR JAMES BOND, SEAN CONNERY, MENINGGAL DUNIA PADA USIA 90 TAHUN   PEBALAP LEWIS HAMILTON JADI YANG TERCEPAT PADA SESI LATIHAN BEBAS PERTAMA FORMULA 1 GRAND PRIX EMILIA ROMAGNA   RUSIA JANJI BANTU ARMENIA JIKA PERANG MELAWAN AZERBAIJAN SUDAH MENYENTUH YEREVAN   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA MASYARAKAT TAK ANARKISTIS TANGGAPI PERNYATAAN PRESIDEN PERANCIS   SLOVAKIA MULAI PENGUJIAN VIRUS KORONA SECARA MASSAL   SATGAS COVID-19 SUKABUMI: 31 WISATAWAN YANG SEDANG BERWISATA REAKTIF DARI HASIL TES CEPAT KORONA   SATGAS COVID-19: 739.722 SDM TENAGA KESEHATAN SUDAH DISIAPKAN UNTUK VAKSINASI KORONA   PEMPROV JABAR TETAPKAN UMP 2021 SAMA SEPERTI UMP 2020 SEBESAR RP 1.810.351   PEMKOT JAKSEL: HINGGA AKHIR OKTOBER 2020, VAKSINASI RABIES MENCAPAI 70% DARI TARGET 6.500 EKOR HEWAN PELIHARAAN   KEMENTERIAN PUPR: CAPAIAN PEMBANGUNAN PROGRAM SEJUTA RUMAH PER 26 OKTOBER 2020 SEBANYAK 532.254 UNIT   BNPB: TERHITUNG DARI 1 JANUARI-31 OKTOBER 2020, ADA 2.402 BENCANA DI INDONESIA