Kompas TV nasional sapa indonesia

Soal Larangan Isolasi Mandiri, Nasdem: Harus Ada Jaminan Ketersediaan Fasilitas

Kamis, 3 September 2020 | 22:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemprov DKI Jakarta berencana meniadakan isolasi mandiri bagi pasien terkonfirmasi positif covid-19.

Hal ini dikarenakan banyaknya bermunculan klaster keluarga akibat abai protokol kesehatan.

Baca Juga: Banyaknya Klaster Keluarga, Pemprov DKI Berencana Larang Isolasi Mandiri di Rumah

Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa nantinya pasien dengan status OTG pun harus diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, di Kemayoran.

Usulan Pemprov DKI Jakarta untuk mengoptimalkan Wisma Atlet Kemayoran bagi pasien OTG dan mereka yang bergejala ringan, didukung penuh oleh satgas covid-19.

Juru bicara satgas covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan dengan memindahkan pasien dengan gelaja ringan ke Wisma Atlet, maka tempat tidur di ICU dan ruang isolasi bisa digunakan oleh pasien lainnya.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia menilai kapasitas rumah sakit di Jakarta untuk menampung pasien covid-19 sudah cukup.

Namun yang perlu diperhatikan untuk saat ini adalah jumlah tenaga medis, dan manajemen kerja dari para tenaga medis tersebut.

Pengaturan jam kerja dan jumlah tenaga medis saat bertugas, penting dilakukan agar tenaga medis tidak kelelahan dan tidak sakit, apa lagi sampai harus terpapar covid-19.

Setidaknya 100 dokter dan tenaga kesehatan harus gugur dalam tugasnya dalam menangani pasien covid-19.

Tercatat hingga hari ini, terdapat 43.709 kasus positif corona di DKI Jakarta.

Sementara itu, angka kasus terkonfirmasi secara nasional berjumlah 184.268.

Makin tingginya kasus corona di Jakarta, membuat Gubernur Anies Baswedan, memunculkan wacana untuk meniadakan isolasi mandiri.

Artinya, seluruh pasien positif corona, termasuk yang tanpa gejala dan bergejala ringan, harus dirawat di rumah sakit. 

Sudah tepatkah langkah ini, terutama untuk memutus penularan corona, pada klaster keluarga?

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:29
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DUKUNG PENEGAKAN HUKUM BAGI PEMBUANG LIMBAH RADIOAKTIF ILEGAL   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SAMPAIKAN NADA POSITIF DAN OPTIMISTIS KEPADA MASYARAKAT DALAM HADAPI COVID-19   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19 AIRLANGGA HARTARTO SEBUT DAERAH ZONA MERAH DIDAHULUKAN DALAM VAKSINASI COVID-19   BUPATI BOGOR MINTA PENGUNJUNG PASAR DAN MAL TETAP TERAPKAN MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK, DAN MENCUCI TANGAN   ANTISIPASI BANJIR, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN HARAP CAMAT DAN LURAH DI JAKARTA PUNYA ALAT UKUR HUJAN   BADAN NARKOTIKA NASIONAL TELUSURI DUGAAN KEBUN GANJA DI TASIKMALAYA   BNN ACEH MUSNAHKAN 3,5 HEKTAR LADANG GANJA DI KAKI GUNUNG SEULAWAH, ACEH BESAR   KEMENSOS: 10 JUTA PESERTA PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERIMA BANTUAN BERAS 45 KG PER KELUARGA   WAKIL MENTERI BUMN BUDI GUNADI SARANKAN PELAKU INDUSTRI JAGA ARUS KAS KEUANGAN HINGGA 2022   MENDAG DORONG USAHA KECIL MENENGAH JAJAKI PASAR EKSPOR KE BRASIL DAN ARGENTINA   WAKIL KETUA DPRD DKI M TAUFIK MINTA PEMPROV SEDIAKAN KANTONG BELANJA RAMAH LINGKUNGAN   DUKUNG PERCEPATAN PENGEMBANGAN VAKSIN, KEMENRISTEK BERENCANA BANGUN PABRIK VAKSIN COVID-19 SKALA KECIL DI SERPONG   SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT CERMAT DALAM MEMILAH DAN MEYIKAPI INFORMASI SOAL VAKSIN COVID-19   PANDEMI KORONA, SATGAS COVID-19: PENUNDAAN KOMPETISI SEPAK BOLA NASIONAL LIGA 1 DEMI KESELAMATAN MASYARAKAT