Kompas TV nasional berita kompas tv

Selesai Diperiksa, Kuasa Hukum Djoko Tjandra: Pinangki Punya Tim untuk Selesaikan Masalah!

Selasa, 1 September 2020 | 07:47 WIB

KOMPAS.TV - Tersangka suap kepada Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra selesai diperiksa Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksaan Agung, Senin (2/9/2020) malam.

Mengenakan pakaian tahanan Kejaksaan Agung, Djoko Tjandra keluar dari gedung bundar Kejaksaan Agung, sekitar pukul setengah 7 malam, tanpa mengenakan masker.

Seusai diperiksa, Djoko Tjandra tidak memberikan keterangan apa pun kepada media.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka, krisna murti menjelaskan, kliennya dicecar sekitar 40 pertanyaan.

Krisna menambahkan, terkait kasus ini, Jaksa Pinangki memiliki jaringan, untuk menyelesaikan perkara hukum Djoko Tjandra, di Mahkamah Agung.

Kejaksaan Agung kemarin memeriksa 7 orang terkait kasus suap dengan tersangka Jaksa Pinangki dan terpidana kasus Bank Bali Djoko Tjandra.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono menjelaskan, terkait kasus suap kepada Jaksa Pinangki oleh Djoko Tjandra, Kejaksaan Agung memeriksa orang-orang dari PT Garuda Indonesia, karena Jaksa Pinangki diduga beberapa kali menemui Djoko Tjandra di luar negeri.

Kejaksaan juga memeriksa sopir dari Jaksa Pinangki.

Sementara itu, Polri akan memeriksa Jaksa Pinangki hari Rabu atau Kamis mendatang.

Pekan lalu, Jaksa Pinangki batal diperiksa karena tengah menerima kunjungan keluarganya di tahanan Kejaksaan Agung.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menyatakan, penyidik sudah menjadwalkan ulang pemeriksan Jaksa Pinangki.

Pemeriksaan dalam rangka pendalaman kasus suap Djoko Tjandra yang melibatkan 2 pejabat tinggi Polri.

Polisi juga menelusuri dugaan  adanya aliran dana ke Jaksa Pinangki.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:28
WEBINAR KOMPAS INSTITUTE "INVESTASI KALA RESESI" BERSAMA MOHAMAD ANDOKO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO TERIMA ANUGERAH “RISING STAR OF DEMOCRACY”   MAKI NILAI VONIS PENJARA SEUMUR HIDUP DALAM KASUS KORUPSI DI ASURANSI JIWASRAYA BISA BERI EFEK JERA BAGI KORUPTOR   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM PEMANTAU KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA ”REAL-TIME”   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   KEPALA PUSKESMAS KELURAHAN PISANGAN MINTA 103 WNA PENCARI SUAKA YANG MENUNGGU HASIL TES USAP ISOLASI MANDIRI   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   POLRI SEBUT OPERASI YUSTISI EFEKTIF TERTIBKAN MASYARAKAT PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MENLU RETNO MARSUDI DORONG PERUSAHAAN AMERIKA SERIKAT BERINVESTASI DI INDONESIA