Kompas TV nasional sosial

Organisasi & Asosiasi Dokter Kecewa dengan Menkes Terawan, Minta Audiensi ke Presiden Jokowi

Senin, 24 Agustus 2020 | 15:29 WIB
organisasi-asosiasi-dokter-kecewa-dengan-menkes-terawan-minta-audiensi-ke-presiden-jokowi
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Enam organisasi dan asosiasi kedokteran meminta audiensi ke Presiden Joko Widodo. Audiensi ini terkait kekecewaan mereka terhadap Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Mereka kecewa karena Menteri Kesehatan Terawan bersikap sewenang-wenang dalam proses penunjukan nama-nama pengurus Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Terawan dianggap telah menyalahgunakan kewenangannya sebagai Menteri Kesehatan.

"Kami sepakat akan berusaha bertemu Presiden untuk menjelaskan ini supaya ada penyelesaian dan solusi yang elegan," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng Mohammad Fakih dalam konferensi pers, dikutip dari Kompas.com, Senin (24/8/2020).

Audiensi ini menurutnya sangat diperlukan, agar tidak menimbulkan kegaduhan. "Kami pilih tahap pertama dialog, kami berusaha meminta penjelasan dan meminta arahan terbaik dari Presiden. Kami segera akan bersurat dan meminta bertemu. Lebih cepat lebih baik," lanjutnya.

Baca Juga: Menkes Terawan Diminta Jokowi Turunkan Angka Stunting

Adapun organisasi dan asosiasi kedokteran yang meminta audiensi kepada Presiden Jokowi adalah, IDI, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI), Majelis Kolegium Kedokteran Gigi Indonesia (MKKGI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) dan Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI).

Daeng berharap Presiden Jokowi mau menerima pengajuan audiensi ini.

Editor : Hariyanto Kurniawan

1
2
3
4



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:00
HARI INI, KEMENKES PERIKSA 40.572 SPESIMEN COVID-19   MENDIKBUD MENCATAT 15.000 MAHASISWA MENJADI SUKARELAWAN MITIGASI COVID-19   POLISI KEMBALI PANGGIL PEGAWAI KEJAKSAAN AGUNG YANG MENJADI TERSANGKA KASUS KEBAKARAN   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT 3.545 PASIEN COVID-19 SEMBUH DALAM 24 JAM TERAKHIR   SATGAS PENANGANAN COVID-19 MENCATAT ADA 4.029 KASUS BARU HARI INI   PRESIDEN JOKOWI BERTERIMA KASIH KEPADA PUTRA MAHKOTA ABU DHABI MOHAMED BIN ZAYED KARENA NAMANYA DIJADIKAN NAMA JALAN   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH JELASKAN URGENSI PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PULAU RINCA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH LIBATKAN PEGIAT LINGKUNGAN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PULAU RINCA   WALI KOTA SOLO FX RUDYATMO BERHARAP TAK ADA PHK KARYAWAN SETELAH PEMERINTAH PUSAT TIDAK NAIKKAN UPAH MINIMUM   WAPRES MA'RUF AMIN MENILAI PILKADA TETAP DIGELAR UNTUK PENUHI HAK KONSTITUSI RAKYAT   KETUA DPR PUAN MAHARANI BERHARAP GENERASI MUDA BISA MENJADI PILAR KEBANGKITAN MENGHADAPI PANDEMI COVID-19   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA DESTINASI WISATA ANTISIPASI KLASTER LIBUR PANJANG   SATGAS PENANGANAN COVID-19 BERHARAP MAHASISWA IKUT MENYADARKAN MASYARAKAT SOAL ANCAMAN COVID-19   NAWAWI POMOLANGO: DENGAN PERPRES SUPERVISI, TAK ADA LAGI PENEGAK HUKUM YANG TIDAK BEKERJA SAMA DENGAN KPK