Kompas TV regional berita daerah

Hari Anak Nasional, Menteri Bintang Serahkan Bantuan Untuk LPKA Maros

Rabu, 19 Agustus 2020 | 17:14 WIB
hari-anak-nasional-menteri-bintang-serahkan-bantuan-untuk-lpka-maros
Menteri PPP3A juga menyampaikan bahwa tantangan saat ini masih besar terkait Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak karena kenyataannya di lapangan masih banyak terjadi tindakan kekerasan, ekploitasi, dan perlakukan salah kepada perempuan dan anak. (Sumber: Humas Kanwilkumham sulsel)

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros (LPKA Maros) menerima bantuan berupa Alat Pelatihan Desain Grafis dari Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada kegiatan peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (19/08/2020). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sulsel yang Diwakili oleh Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat dan Ketua Dekranasda Sulsel Lies F. Nurdin (Istri Gubernur Sulsel). 

Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, Hari anak nasional merupakan momentum bagi kita semua untuk berkomitmen dalam meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat dan bangsa di seluruh anak di Indonesia agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

"Jumlah anak di Indonesia sekitar 79.5 Juta yang merupqkan investaai bangsa yang perlu dilindungi haknya sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahu 1945," Kata Menteri. 

Menteri PPP3A juga menyampaikan bahwa tantangan saat ini masih besar terkait Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak karena kenyataannya di lapangan masih banyak terjadi tindakan kekerasan, ekploitasi, dan perlakukan salah kepada perempuan dan anak. 

"Untuk menyikap tantangan tersebut, pemerintah telah memberikan amanat kepada Kementerian Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memberdayakan perempuan di bidang kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan, penuruan angka kekerasan, menurunkan pekerja anak, dan pencegahan perkawinan anak," Ungkap Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah yang juga hadir pada kegiatan ini menyampaikan terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan oleh Menteri. Pada saat yang sama, Kakanwil juga menandatangani Fakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak di Sulsel. "Kami sangat apresiasi atas perhatian Ibu Menteri yang telah memberikan bantuan untuk peningkatan skil di LPKA Maros" Ujar Kakanwil. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penjabat Wakiloka Makassar Rudy Djamaluddin, Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan serta jajaran Forkopimda Baik dari Provisi Sulsel, Kota Makassar, dan Kabupaten/Kota.

Editor : KompasTV Makassar

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:23
GUBERNUR JATENG MINTA PENGELOLA BIOSKOP TUNDA OPERASI JIKA BELUM SIAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT   PDAM TIRTA AMERTA BLORA BERHENTI SUPLAI AIR BERSIH KE 12.000 SAMBUNGAN RUMAH AKIBAT SUNGAI BENGAWAN SOLO MENGHITAM   PERKANTORAN SWASTA DI BIDANG JASA KEUANGAN DI TIPES, SOLO, DITUTUP SEMENTARA KARENA 13 PEGAWAI POSITIF KORONA   PEMBUKAAN KEMBALI TEMPAT WISATA AIR DI KLATEN, JATENG, DI TENGAH PANDEMI KORONA TUNGGU SK BUPATI   JASA MARGA TARGETKAN PENDAPATAN BISNIS NON-TOL SENILAI RP 268,5 MILIAR HINGGA AKHIR 2020   SATPOL PP JAKARTA PUSAT MENINDAK 2.078 PELANGGAR YANG TIDAK MENGGUNAKAN MASKER SELAMA PSBB TRANSISI   GUBERNUR SUMBAR ANCAM ASN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DIKURANGI TUNJANGANNYA & DITUNDA KENAIKAN PANGKATNYA   KEMENKOMINFO BERKOLABORASI DENGAN 108 ORGANISASI GUNA BERI LITERASI RUANG DIGITAL BAGI MASYARAKAT   KPK DALAMI PERAN MANTAN DIRUT PERCETAKAN NEGARA ISNU EDHI WIJAYA DALAM KASUS KTP-EL   TGPF INTAN JAYA AKAN SERAHKAN HASIL INVESTIGASI LAPANGAN KE MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PADA RABU, 21 OKTOBER 2020   KONTRAS: ADA 158 PELANGGARAN TERHADAP KEBEBASAN SIPIL DALAM 1 TAHUN PERTAMA PEMERINTAHAN JOKOWI-MA'RUF   KOMISIONER KPU HASYIM ASY'ARI MINTA PERSONEL KPU-BAWASLU BEKERJA SESUAI TUGAS & WEWENANG, BUKAN LAMPAUI KEWENANGAN   PEMERINTAH: HINGGA 19 OKTOBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 4.092.595 SPESIMEN   HINGGA 19 OKTOBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 162.410 ORANG