Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pemulihan Ekonomi Melalui RAPBN 2021, Core Indonesia: Bergantung Pada Penanganan Corona

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 00:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam pidato laporan nota keuangan pemerintah, Presiden Joko Widodo menyampaikan target kebijakan pemulihan ekonomi negara untuk dapat mendorong tercapainya pembangunan negara di tahun 2021.

Ada empat program besar yang akan menjadi fokus dalam RAPBN 2021 yakni ketahanan pangan, penguatan sektor industri, serta pendidikan dan kesehatan.

Total ada lebih dari 43 juta pelajar Indonesia yang tak terakses pelajaran daring di tengah pandemi.

Sebagian besar karena masalah infrastruktur telekomunikasi yang belum mumpuni.

Sektor digitalisasi dan pendidikan inilah yang juga menjadi salah satu fokus APBN 2021.

Optimis dan realistis jadi kunci asumsi RAPBN 2021.

Ketahanan pangan menjadi sektor pertama yang menjadi fokus dalam RAPBN 2021.

Kementerian Pertanian, PUPR, Agraria dan Tata Ruang, hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan bekerja sama di sektor ini.

Kedua adalah penguatan sektor industri melalui pusat kawasan industri yang direvitalisasi atau membuka kawasan.

Selanjutnya infrastruktur dan teknologi komunikasi dan informasi karena dapat meningkatkan kemampuan produktivitas belanja negara.

Menkominfo menjadi terdepan untuk menyambungkan puskesmas, desa, sekolah, hingga madrasasah di daerah terpencil.

Terakhir, pendidikan dan kesehatan yang besar anggarannya sudah ditetapkan undang-undang.

Asumsi RAPBN 2021 memang harus optimistis walau tetap realistis karena di tengah ketidakpastian dampak Covid-19.

Untuk membahas lebih lanjut terkait pidato nota keuangan dan RAPBN 2021, simak dialog bersama Kepala Badan Kebijakan Fiscal, Febrio Nathan Kacaribu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Hariyadi Sukamdan, Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah, serta Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:38
PM INDIA NARENDRA MODI JAMIN KAPASITAS PRODUKSI VAKSIN VIRUS KORONA TAK AKAN TERBATAS DAN EKSKLUSIF   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN SEBUT SEKTOR PARIWISATA DIFOKUSKAN UNTUK WISATAWAN DOMESTIK HINGGA AKHIR 2020   KEMENTERIAN ESDM OPTIMISTIS TARGET 1 JUTA PEMASANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ATAP TERCAPAI   KEMENTERIAN ESDM DORONG PENGEMBANGAN PROGRAM “RENEWABLE ENERGY BASED INDUSTRY” MELALUI PLTA SKALA BESAR   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DUKUNG KONSER DANGDUT YANG DIGELAR WAKIL KETUA DPRD KOTA TEGAL DIPROSES HUKUM   POLRI COPOT KAPOLSEK TEGAL SELATAN TERKAIT KONSER DANGDUT YANG DISELENGGARAKAN WAKIL KETUA DPRD TEGAL   IMBAS MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI, PIMPINAN KPK AKAN MELAKUKAN EVALUASI SISTEM KEPEGAWAIAN KPK   WAKIL KETUA KOMISI III DPR AHMAD SAHRONI MEMINTA MUNDURNYA SEJUMLAH PEGAWAI KPK TAK PERLU DIBESAR-BESARKAN   BALEG DPR SEBUT SANKSI PIDANA TAK DIBAHAS DALAM KLASTER KETENAGAKERJAAN RUU CIPTA KERJA   KONTRAS KECAM PENGANGKATAN DUA ANGGOTA EKS TIM MAWAR SEBAGAI PEJABAT KEMENHAN   GEDUNG DITUTUP SELAMA TIGA HARI, BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA TEGASKAN TAK ADA PEGAWAI POSITIF COVID-19   IKATAN DOKTER INDONESIA SEBUT HINGGA SAAT INI TERDAPAT 123 DOKTER MENINGGAL DUNIA SELAMA PANDEMI   JADI KLASTER COVID-19, PEMKAB BANYUMAS AKAN MELAKUKAN TES USAP TERHADAP SANTRI DI SEMUA PONDOK PESANTREN   SEKOLAH TATAP MUKA MASUK TAHAP FINALISASI, WALI KOTA SURABAYA SEBUT GURU & SISWA HARUS MELAKUKAN TES USAP