Kompas TV regional berita daerah

21 Agustus, Sanksi Denda Tidak Pakai Masker Mulai Diterapkan di Banjarmasin

Jumat, 14 Agustus 2020 | 22:58 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan akan menerapkan pemberlakuan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan termasuk bagi warga yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Hal ini setelah masa sosialisasi perwali   nomor 60 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan dan penegakan hukum protokol kesehatan pada masa pandemi dilakukan.

Sementara sosialisasi akan dilakukan selama 14 hari dan berakhir pada 20 agustus nanti.

Baca Juga: Banjarmasin Resmi Terapkan Sanksi, Tidak Pakai Masker Bisa Denda 100 Ribu Rupiah

Perwali nomor 60 tahun 2020 ini termasuk spesial dari perwali pada umumnya.

Karena didalamnya terdapat sanksi bagi yang kedapatan melakukan pelanggaran mulai dari sanksi sosial sampai denda berupa uang maksimal 100 ribu rupiah.

“21 agustus kita sudah lakukan penegakan, jadi masih ada waktu yang harus dikoreksi segera dikoreksi", Ucap Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin kepada Kompas.Tv.

Penerapan atau penegakan sanksi  per tanggal 21 agustus  akan melibatkan instansi terkait. termasuk kecamatan kelurahan dan RT RW.

Baca Juga: TNI-Polri Bagikan Masker dan Bendera, Jaga Semangat Kemerdekaan dan Disiplin Protokol Kesehatan

 

Editor : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:14
WEEKEND SERU DI RUMAH! DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH   PM BARU JEPANG YOSHIHIDE SUGA MASIH OPTIMISTIS GELAR OLIMPIADE PADA 2021   SEBANYAK 22 ORANG TERMASUK TARUNA MILITER TEWAS DALAM KECELAKAAN PESAWAT AU UKRAINA YANG JATUH DI DEKAT KHARKIV   SEBANYAK TIGA ORANG TEWAS AKIBAT KEBAKARAN DI GEDUNG HUAWEI DI KOTA DONGGUAN, TIONGKOK   PRESIDEN BRASIL JAIR BOLSONARO JALANI OPERASI PENGANGKATAN BATU KANDUNG KEMIH   SEBELAS PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SEPAKAT PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO SEGERA BAHAS SKEMA BERBAGI BEBAN (BURDEN SHARING) DENGAN MENKEU DALAM WAKTU DEKAT   CEGAH PENULARAN KORONA, KORLANTAS POLRI GELAR TES CEPAT BAGI SOPIR DAN KONDEKTUR BUS DI JAKARTA   PRESIDEN JOKOWI AJAK UMAT ISLAM UNTUK PERBANYAK INFAK DAN SEDEKAH DI MASA PANDEMI KORONA   PRESIDEN JOKOWI: BUTUH KERJA SAMA SELURUH MASYARAKAT UNTUK BISA MEMUTUS RANTAI PENULARAN KORONA   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN PEMERINTAH TIDAK BISA BEKERJA SENDIRIAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI KORONA   KPK AKAN MENGEVALUASI SISTEM KEPEGAWAIANNYA PASCAMUNDUR SEJUMLAH PEGAWAI KPK   KPK MENCATAT TOTAL 157 PEGAWAINYA TELAH MENGUNDURKAN DIRI SELAMA PERIODE 2016-SEPTEMBER 2020   KPK MENDUGA KEBUN SAWIT DI PADANG LAWAS, SUMUT, MILIK NURHADI MERUPAKAN BUAH HASIL TINDAK PIDANA SUAP DAN GRATIFIKASI