Kompas TV nasional politik

Puan Sebut Pembahasan RUU Cipta Kerja Dilakukan Secara Cermat, Hati-hati dan Transparan

Jumat, 14 Agustus 2020 | 14:58 WIB
puan-sebut-pembahasan-ruu-cipta-kerja-dilakukan-secara-cermat-hati-hati-dan-transparan
Ketua DPR Puan Maharani didampingi pimpinan DPR lainnya saat konferensi pers terkait dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) diubah menjadi RUU BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7/2020). (Sumber: Humas DPR)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan pembahasan RUU Cipta Kerja yang merupakan usulan dari pemerintah dilakukan secara hati-hati dan transparan.

Hal tersebut disampaikan Puan dalam pidatonya pada rapat paripurna pembukaan masa sidang I Tahun 2020-2021 dalam rangka penyampaian pidato Presiden RI mengenai RUU APBN 2021 di Gedung Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

"Pembahasan RUU Cipta Kerja dilakukan secara cermat, hati-hati, transparan, terbuka, dan yang terpenting adalah mengutamakan kesinambungan kepentingan nasional, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang," kata Puan.

Baca Juga: Tolak RUU Omnibus Law, Aliansi Ribuan Buruh Unjukrasa di DPRD Kalsel

"Hal ini dilakukan agar UU yang dihasilkan memiliki legitimasi yang kuat untuk menjaga kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia."

Lebih lanjut, Puan menyebut DPR tetap bisa bekerja menjalankan fungsi legislasi kendati dihadapkan pada kendala pandemi Covid-19.

"Dengan mempertimbangkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan kebutuhan untuk melaksanakan tugas legislasi secara maksimal, DPR RI mengesahkan metode rapat virtual melalui Peraturan DPR RI No. 2 Tahun 2020 tentang Pembentukan Undang-Undang," tuturnya.

Editor : Tito Dirhantoro

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:38
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH: 9 DESA DI ACEH BARAT DAYA TERDAMPAK BANJIR DAN LONGSOR    BNPB MINTA DAERAH PERSIAPKAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI   BAWASLU SEBUT PENGUNDIAN NOMOR URUT PASLON PILKADA TAK AKAN DIGELAR JIKA MASSA MELEBIHI BATAS   KAPOLRES MIMIKA TEGASKAN TAK ADA PENGIRIMAN PASUKAN KE INTAN JAYA UNTUK PERKUAT PENGAMANAN WILAYAH   PANDEMI KORONA, KEJARI JAKARTA PUSAT OPTIMALKAN PELAYANAN VIA TEKNOLOGI INFORMASI   KOMISI X DPR SEPAKATI PAGU ANGGARAN KEMENPAREKRAF 2021 SEBESAR RP 4,9 TRILIUN   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEPOLISIAN RESOR MIMIKA LARANG WARGA BERKUMPUL   KPPU DUKUNG PENGUSUTAN DUGAAN PERSAINGAN TAK SEHAT IMPOR BAWANG PUTIH   DUKUNG PJJ DI MADRASAH, KEMENAG GANDENG 5 OPERATOR TELEKOMUNIKASI UNTUK BERIKAN INTERNET GRATIS   KEMENTERIAN KESEHATAN SIAPKAN PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DORONG PEMBERIAN INSENTIF UNTUK PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO APRESIASI KERJA KERAS PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   DITLANTAS POLDA METRO JAYA AJUKAN PENAMBAHAN 60 KAMERA ETLE KE PEMPROV DKI   ANTISIPASI BANJIR, WALI KOTA BEKASI INGATKAN STAFNYA TAK TERLAMBAT BUKA PINTU BENDUNGAN KALI BEKASI