Kompas TV nasional sapa indonesia

Jaksa Pinangki Ditahan dengan Dugaan Suap 7 Miliar Rupiah!

Kamis, 13 Agustus 2020 | 20:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Deretan orang yang diduga membantu, memuluskan pelarian Djoko Tjandra, saat berstatus buron sebagai terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, bertambah.

Jaksa Pinangki Sirna Malasari kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap, terkait Djoko Tjandra, setelah sebelumnya dicopot dari jabatannya di Kejagung.

Nama Jaksa Pinangki Terseret, setelah beredar foto-fotonya bersama Djoko Tjandra.

Dugaan sementara, nominal yang diterima pinangki, sekitar 500 ribu dollar Amerika Serikat, atau senilai 7 miliar rupiah.

Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia mengapresiasi penetapan Pinangki sebagai tersangka, meskipun terlambat.

Untuk selanjutnya, Kejagung didorong untuk mengusut siapa penyuap Pinangki.

Sebelumnya, mencuat sejumlah peristiwa, mengenai Djoko Tjandra.

Mulai dari pengajuan peninjauan kembali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pembuatan E-KTP, surat jalan dengan kop Bareskrim Polri, terhapusnya red notice, dokumen surat bebas corona Djoko Tjandra, hingga Jaksa Pinangki foto dengan Djoko Tjandra.

Bahkan tiga Jenderal di Kepolisian harus menanggalkan jabatannya.

Kejaksaan agung akhirnya menahan Jaksa Pinangki Sirna Malasari , tersangka dugaan suap skandal pelarian Djoko Tjandra.

Benarkah hanya Jaksa Pinangki seorang yang terjerat skandal ini?

Bagaimana proses di Kejaksaan agar tran sparan dan terhindar dari konflik kepentingan?

Kita bahas bersama Hari Setiyono, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, melalui sambungan telpon.

Yenti garnasih, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan dan Kurniawan Adi, Deputi Masyarakat Antikorupsi Indonesia, MAKI.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Seni Kanji dari Bandung

Kamis, 24 September 2020 | 13:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:37
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA ACEH: 9 DESA DI ACEH BARAT DAYA TERDAMPAK BANJIR DAN LONGSOR    BNPB MINTA DAERAH PERSIAPKAN ANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGI   BAWASLU SEBUT PENGUNDIAN NOMOR URUT PASLON PILKADA TAK AKAN DIGELAR JIKA MASSA MELEBIHI BATAS   KAPOLRES MIMIKA TEGASKAN TAK ADA PENGIRIMAN PASUKAN KE INTAN JAYA UNTUK PERKUAT PENGAMANAN WILAYAH   PANDEMI KORONA, KEJARI JAKARTA PUSAT OPTIMALKAN PELAYANAN VIA TEKNOLOGI INFORMASI   KOMISI X DPR SEPAKATI PAGU ANGGARAN KEMENPAREKRAF 2021 SEBESAR RP 4,9 TRILIUN   CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEPOLISIAN RESOR MIMIKA LARANG WARGA BERKUMPUL   KPPU DUKUNG PENGUSUTAN DUGAAN PERSAINGAN TAK SEHAT IMPOR BAWANG PUTIH   DUKUNG PJJ DI MADRASAH, KEMENAG GANDENG 5 OPERATOR TELEKOMUNIKASI UNTUK BERIKAN INTERNET GRATIS   KEMENTERIAN KESEHATAN SIAPKAN PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO DORONG PEMBERIAN INSENTIF UNTUK PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO APRESIASI KERJA KERAS PETUGAS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   DITLANTAS POLDA METRO JAYA AJUKAN PENAMBAHAN 60 KAMERA ETLE KE PEMPROV DKI   ANTISIPASI BANJIR, WALI KOTA BEKASI INGATKAN STAFNYA TAK TERLAMBAT BUKA PINTU BENDUNGAN KALI BEKASI