Kompas TV regional berita daerah

Kreatif, Kerajinan Pot Dari Handuk Dan Kain Bekas

Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:25 WIB

SALATIGA, KOMPAS.TV - Aneka warna pot ini bisa menjadi pilihan anda saat ini menghias rumah. Namun siapa yang menyangka jika pot - pot tanaman cantik ini bukan terbuat dari tanah liat seperti pot pada umumnya. Pot - pot ini terbuat dari handuk dan kain bekas yang kemudian dikreasikan menjadi sebuah pot

Awalnya Ari Setyadi, warga Kota Salatiga, Jawa Tengah ini memulai usaha kerajinan membuat pot sekitar 1 tahun yang lalu. Berawal saat ada handuk bekas di rumah dan sempat ingin membuangnya, namun karena ada sisa semen, lalu Ari berkreasi menyulap handuk bekas menjadi sebuah pot.

Ide bisnis mucul saat temannya datang. Pot dari bahan handuk bekaspun ia tawarkan, hingga akhirnya ia membuat banyak pot tanaman dari bahan handuk bekas

Membuat pot berbahan handuk dan kain bekas membutuhkan kecermatan. Pertama kain atau handuk bekas dibersihkan terlebih dulu, kemudian setelah kering dimasukkan dalam adonan semen dan dicetak sesuai ukuran.

Untuk proses pengeringan setidaknya butuh 3 hari, karena dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Saat  proses pengeringan ini sekaligus juga untuk membentuk motif lipatan- lipatan pada pot tanaman.

Terakhir setelah jadi, proses terakhir adalah membuat kaki pot tanaman dan mewarnai dengan cat sesuai keinginan. Tren menanam bunga dimasa pandemi ini turut menaikkan permintaan pot kain bekas hingga 200 persen yang dipasarkan hingga ke beberapa kota di Jawa Tengah. Harga yang ditawarkan untuk ukuran pot kecil Rp 5.000,-, sedangkan pot ukuran besar Rp 60.000,-.

Saat ini pot dari kain dan handuk bekas yang paling digemari adalah bentuk motif kura-kura dan lidah api. 

 #Pot #HandukBekas #Tanaman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:36
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT