Kompas TV regional berita daerah

Lepas dari Geng Motor, Mereka Kerjakan Ini

Kamis, 13 Agustus 2020 | 13:36 WIB

BANDUNG. KOMPAS. TV - Para mantan anggota geng motor,  diberdayakan oleh kepolisian polres sukabumi untuk membuat batik jumputan  bertepatan menjelang momen peringatan hari kemerdekaan mereka membuat batik jumputan dengan nuasan merah putih.

Polres sukabumi kota  membangun rumah kreatif milenial di jalan cipelang kota sukabumi untuk mewadahi mantan anggota geng motor agar menjadi kelompok dengan kreatifitas positif, di tempat ini mereka mendapat pelatihan salah satunya membuat batik jumputan berbagai model dengan bahan pewarna alami.

Hasil karya mereka diharapkan bisa menambah kemandirian setelah memiliki keahlian dan keterampilan sehingga tidak kembali terjerumus dalam kasus kriminal di jalanan .

Mereka ini sedang membuat batik jumputan  bernuansa merah putih  untuk menyongsong hari kemerdekaan Indonesia.

Pembuatan kain jumputan ini pun dilakukan secara tradisional dan bahan  alami  dari pewarna hingga alat mengikat kain tekniknya pun dibuat lebih sederhana agar mudah diikuti oleh para peserta yang merupakan mantan anggota geng motor ini. 

Hasil karya mereka bisa dijual untuk pasar yang sudah disiapkan harga per lembar kain jumputan itu bisa mencapai 500 ribu rupiah bahkan permintaan kain jumputan ini hingga ke luar negeri seperti negara jepang.

Nantinya  jika kemampuan mereka sudah mahir mereka  akan diberikan modal untuk memiliki usaha mandiri dan tidak kembali terjerumus ke dunia geng motor yang rawan dengan tindak kriminal


Untuk lebih tahu beri tater-update seputarJawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG :https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube :https://www.youtube.com/c/kompastvjawabarat/

Twitter :https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook :https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

 

Editor : KompasTV Bandung



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:38
PANDEMI KORONA, PEMKAB PROBOLINGGO WAJIBKAN PABRIK SEDIAKAN RUMAH SEHAT   KPU USUL PERPPU BARU PILKADA ATUR KONSER KAMPANYE SECARA DARING   KEMENHUB SEBUT SANKSI BAGI PESEPEDA YANG LANGGAR ATURAN AKAN DITENTUKAN PEMDA   PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   PEMKAB GARUT SIAPKAN PEMAKAMAN UMUM DI KAMPUNG SANTIONG UNTUK JENAZAH PASIEN POSITIF COVID-19   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   KOMISI X DPR: SEJARAH HARUS TETAP JADI MATA PELAJARAN WAJIB BAGI SISWA DI SEKOLAH   BKKBN APRESIASI PROGRAM INOVASI POSYANDU KELUARGA YANG DIMILIKI PEMPROV NUSA TENGGARA BARAT   PANDEMI KORONA, GUBERNUR JATIM SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG    TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI, PEMKAB MALANG, JATIM, DORONG INOVASI DI SEKTOR PERTANIAN   2 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PEMKAB TEGAL TUTUP SEMENTARA PASAR TRAYEMAN SLAWI SELAMA 3 HARI    PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL