Kompas TV nasional berita kompas tv

Veronica Koman Diminta Kembalikan Beasiswa Rp 773 Juta

Kamis, 13 Agustus 2020 | 10:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pegiat Hak Asasi Manusia, Veronica Koman, mengaku diminta pemerintah untuk mengembalikan uang beasiswa senilai Rp 773 juta yang pernah diterima saat menempuh jenjang pendidikan master di Australia.

Vero menyebut mendapat hukuman finansial sebagai bentuk penekanan pemerintah agar dirinya berhenti berbicara dan mengadvokasi isu HAM di Papua.

Vero menyebut hukuman ini merupakan kali keempat setelah ia sempat menerima sejumlah sanksi dan hukuman lain.

Salah satunya red notice dari interpol karena sejumlah advokasi HAM Papua yang pernah dilakukan.

Dalam press rilis yang ia unggah dalam laman media sosial Facebook miliknya, Veronica menulis pemerintah memaksa saya mengembalikan beasiswa yang pernah diberikan pada september 2016 adapun jumlah dana yang diminta sebesar lebih dari Rp 773 juta.

Vero menulis permintaan LPDP ini dibuat berdasarkan klaim bahwa saya tidak mematuhi ketentuan harus kembali ke Indonesia setelah masa studi usai.

Vero mengklaim sudah kembali ke Indonesia pada September 2018 setelah menyelesaikan program master of laws di Australian National University.

Dikutip dari laman Tempo.com, Direktur Utama LPDP, Rionald Silaban, membenarkan permintaan tersebut.

Salah satu alasannya karena Veronica Koman menolak kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

LPDP juga telah melakukan serangkaian proses pemanggilan kepada Veronica Koman.

Betul bahwa LDPD meminta Veronica Koman Liau untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa yang sudah kami keluarkan dan yang bersangkutan menolak kembali ke Indonesia.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:19
MANCHESTER CITY RESMI PERKENALKAN RUBEN DIAS YANG DIREKRUT DARI KLUB PORTUGAL   14 ANGGOTA TIM DAN STAF GENOA POSITIF COVID-19, GELARAN LIGA ITALIA TERANCAM DITUNDA SELAMA DUA PEKAN   POSITIF COVID-19, BINTANG LIVERPOOL THIAGO ALCANTARA ABSEN MEMPERKUAT TIMNYA DALAM BEBERAPA LAGA KE DEPAN   TOTTENHAM HOTSPUR MELANGKAH KE PEREMPAT FINAL LIGA INGGRIS SETELAH MENANG ADU PENALTI 5-4 LAWAN CHELSEA   PEMPROV DIY PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT KORONA HINGGA 31 OKTOBER 2020   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO: TRANSAKSI DIGITAL NAIK 37,8 PERSEN SELAMA PANDEMI   DPR SAHKAN UU APBN 2021, PERTUMBUHAN EKONOMI DITARGETKAN 5 PERSEN   MULAI 1 JANUARI 2021, TARIF METERAI NAIK MENJADI RP 10.000   GRAHA WISATA RAGUNAN, JAKARTA, SIAP TAMPUNG PASIEN ISOLASI MANDIRI KORONA   PERHIMPUNAN HOTEL DAN RESTORAN INDONESIA (PHRI): 20.000 PEGAWAI RESTORAN YANG BEKERJA DI MAL DIRUMAHKAN   IDI: 127 TENAGA KESEHATAN MENINGGAL AKIBAT TERINFEKSI KORONA   KPK TAHAN DUA TERSANGKA KASUS KORUPSI PROYEK JEMBATAN DI KAMPAR, RIAU   MENKO PMK: TINGKAT KEMATIAN PASIEN COVID-19 DI PEKALONGAN HAMPIR 25 PERSEN, FASILITAS KESEHATAN HARUS DITAMBAH   KUNJUNGI RSUD BENDAN DI PEKALONGAN, MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY MINTA PENANGANAN PASIEN COVID-19 DITINGKATKAN