Kompas TV regional berita daerah

MOIORUM, Anggrek Temuan Dari Tanah Moi

Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:29 WIB

SORONG, KOMPAS.TV - Moiorum memiliki arti Belong to moi tribe atau milik suku Moi. Mengingat Anggrak ini merupakan jenis tanam yang ditemukan di tanah Moi, yang turut merawat kawasan taman wisata alam. Suku moi sendiri merupakan suku asli di Sorong, Papua Barat. Nama anggrek ini diberikan oleh dirjen KSDE terinpirasi dari konsep sepuluh cara kelola taman konservasi. Pada butir pertama yakni masyarakat sebagai subjek pengelola kawasan.

Berdasarkan penelitian pengendali ekosistem hutan, spesialisasi anggrek di Papua kurang lebih 2.889 jenis anggrek dan kurang lebih sudah ditemukannya 99 jenis anggrek. Untuk papua barat sendiri yang ditemukan salah satunya anggrek moiorium. Tanaman ini tumbuh pada beberapa jenis pohon yang ada di kawasan taman wisata alam.

Saat ini balai besar konservasi sumber daya alam papua barat telah membuat rumah anggrek yang dinamakan herbarium untuk menyimpan bibit tanaman anggrek dengan beragam jenis. Kedepannya dengan penataan kawasanTWA ini, maka tempat penanaman anggrek dapat menjadi salah satu icon wisata di kota sorong.

Tujuan ditanamanya anggrek moi menjadi sangat penting untuk meningkatkan kebanggan Suku moi atas kekayaan alam yang dimiliki. Diharapkan masyarakat suku moi lebih antusias dalam penggalian kekayaan alam yang dimiliki dan mampu menjaga serta melestarikannya.

Pada saat perkenalan anggrek moi, balai besar konservasi sumber daya alam dan pemerintah, masyarakat suku moi dan juga beberapa organiasai melakukan penanaman anggrek bersama di kawasan rumah anggrek pada tempat wisata alam. 

#SorongPapuaBarat #TanamanAnggrek #HutanLindung

Editor : KompasTV Sorong



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:32
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT