Kompas TV klik360 cerita indonesia

Krisis Ekonomi di Depan Mata, SBY Minta Warga Tak Salahkan Presiden

Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:10 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Mantan Presiden Republik Indonesia meminta rakyat tak menyalahkan Presiden dan pemerintah apabila Indonesia mengalami krisis ekonomi ke depan.

Hal ini diungkapkan SBY saat launching dua buku monograf di Cikeas.

SBY menyebut, pandemi tak hanya menjadi permasalahan Indonesia, melainkan seluruh dunia.

“Jadi jangan salahkan Presiden Jokowi, jangan salahkan pemerintah kenapa Indonesia mengalami krisis ekonomi. Karena secara global, sertaan dari pandemi Covid-19 ini adalah gejolak bahkan krisis ekonomi, semua mengalami” ujar SBY saat membedah buku (10/8/2020).

Baca Juga: [FULL] SBY Komentar Soal Penanganan Corona di Indonesia dan Dunia

Meski demikian, ia meminta pemerintah untuk mengambil langkah yang tepat untuk dapat keluar dari ancaman krisi yang berada di depan mata.

Menurutnya, kebijakan yang diambil akan menentukan keberhasilan bangsa dalam menghadapi pandemi. 

“Yang penting, setelah pemerintah tahu datang pukulan ekonomi, ya do something, lakukan langkah-langkah yang tepat, kebijakan yang tepat, aksi nyata” pungkasnya.

SBY menambahkan, sebelum adanya pandemi, situasi Indonesia memang sudah mengalami tekanan ekonomi beberapa tahun terakhir.

“Kita tahu misalkan, tekanan terhadap pertumbuhan, hutang BUMN dan hutang pemerintah lumayan besar, lantas ada persoalan dengan daya beli, ada persoalan dengan penghasilan rakyat, ada persoalan dengan employment”

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:14
PRESIDEN JOKOWI SEBUT TOL PEKANBARU-DUMAI AKAN TINGKATKAN PEREKONOMIAN RIAU   HARI INI, PRESIDEN JOKOWI RESMIKAN JALAN TOL TRANS-SUMATERA RUAS PEKANBARU-DUMAI SECARA VIRTUAL   BPOM TEMUKAN 50.000 TAUTAN IKLAN YANG MENJUAL OBAT DAN MAKANAN ILEGAL SELAMA PANDEMI   PHRI AJAK PENGUSAHA HOTEL BERPARTISIPASI & BERSEDIA MENJADIKAN HOTELNYA SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN COVID-19   PHRI PASTIKAN PROTOKOL DI HOTEL UNTUK ISOLASI PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA AKAN KETAT SEPERTI WISMA ATLET   PHRI SEBUT 4.116 KAMAR DARI 30 HOTEL DI JAKARTA SIAP MENAMPUNG PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA    CEGAH PENULARAN COVID-19, MENTERI PPPA BINTANG PUSPAYOGA MINTA ORANGTUA MENJAGA KEBERSIHAN SAAT TIBA DI RUMAH   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO MINTA PENGELOLA PONDOK PESANTREN TUTUP SEMENTARA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR    PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN KEBUMEN DAN BANYUMAS MENJADI KLASTER BARU PENULARAN COVID-19 DI JAWA TENGAH   SEBANYAK 211 RESTORAN DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA SEJAK PENERAPAN PSBB PADA 14-24 SEPTEMBER 2020   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA: SEBANYAK 20.000 PENGAWAS GABUNGAN DIKERAHKAN SELAMA PSBB   POLDA METRO JAYA IMBAU MASYARAKAT YANG MELIHAT PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN SEGERA LAPOR KE NOMOR 0822-1666-6911   PDI-P BENTUK TIM PENEGAK DISIPLIN PARTAI UNTUK PASTIKAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PILKADA 2020   MENTERI AIRLANGGA HARTARTO: PEMERINTAH TENGAH MERANCANG PERPRES & PETA JALAN TERKAIT DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19