Kompas TV nasional berita kompas tv

Perjalanan Kasus Dimas Kanjeng

Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:29 WIB

Taat pribadi membuat kontorversi dengan triknya dalam mengeluarkan uang. Sejumah videonya pun beredar melalui media sosial. Dalam video itu, Taat Pribadi dapat yang mengeluarkan uang dari balik jubahnya.

Bahkan, Taat Pribadi dapat beraksi mengeluarkan uang, tanpa mengenakan jubah dan tanpa "kursi kebesarannya". Taat Pribadi mengeluarkan lembaran demi lembaran uang dari balik punggungnya.

Uang yang dikeluarkan tidak hanya dalam pecahan rupiah, tetapi juga sejumlah mata uang asing. Seperti yang ditunjukkan oleh penasihat hukumnya, M Soleh.

Video Taat Pribadi ini kemudian yang menjadi awal kasus penipuan dan pembunuhan yang melibatkan Taat Pribadi. Taat Pribadi, selanjutnya mengikuti proses persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Probolinggo, Jawa Timur. Sebelumnya, jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menuntut terdakwa kasus pembunuhan, Taat Pribadi, dengan hukuman penjara seumur hidup.

Dalam tuntutannya, jaksa penuntut umum menilai, Taat Pribadi sudah merencanakan pembunuhan terhadap muridnya di padepokan yang bernama Abdul Gani.

Taat Pribadi didakwa sebagai "dalang" pembunuhan mantan pengikutnya yang dibunuh dan dibuang ke Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah.
 

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:58
KPK AJUKAN BANDING ATAS VONIS BUPATI NONAKTIF SOLOK SELATAN MUZNI ZAKARIA   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA DAN AUSTRALIA PERTEGAS KERJA SAMA DI BIDANG HUKUM DAN KEAMANAN   PERIKSA CHAIRUMAN HARAHAP, KPK DALAMI SOAL PENYUSUNAN DAN PENGESAHAN ANGGARAN PROYEK KTP ELEKTRONIK   KPK PERIKSA MANTAN KETUA KOMISI II DPR CHAIRUMAN HARAHAP SEBAGAI SAKSI KASUS KTP ELEKTRONIK   KEPALA SEKRETARIAT KSP AKAN MELAPOR KE KPK SOAL PRESIDEN JOKOWI YANG MENDAPAT SEPEDA LIPAT   KEMENAG TEGASKAN DANA BANTUAN BAGI PESANTREN TIDAK BOLEH DIPOTONG   GUBERNUR DIY SULTAN HAMENGKUBUWONO X PERSILAKAN ASN UNTUK KELUAR DAERAH SAAT LIBUR PANJANG   POLRI MENGATAKAN SENJATA YANG DIDUGA DIPERJUALBELIKAN OKNUM BRIMOB BUKAN SENJATA ORGANIK ATAU DINAS   SEKRETARIS UMUM PP MUHAMMADIYAH: MAULID NABI SEBAIKNYA TIDAK ADA SEREMONIAL YANG HADIRKAN BANYAK ORANG   KUASA HUKUM BAHAR BIN SMITH SEBUT KLIENNYA BERENCANA AJUKAN PRAPERADILAN ATAS STATUS TERSANGKA BARU   POLDA JABAR TETAPKAN BAHAR BIN SMITH SEBAGAI TERSANGKA KASUS PENGANIAYAAN SECARA BERSAMA-SAMA    JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19: KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA NAIK 19 PERSEN DI PEKAN KETIGA OKTOBER 2020   JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 MEMPREDIKSI LIBUR PANJANG AKAN BERDAMPAK PADA KENAIKAN KASUS POSITIF COVID-19   PEMKOT BEKASI, JABAR, KEMBALI IZINKAN BIOSKOP BEROPERASI DENGAN MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN PEKAN INI