Kompas TV TALKSHOW dua arah

Ekonomi Indonesia Anjlok Karena Imbas Corona - DUA ARAH (Bag 2)

Selasa, 11 Agustus 2020 | 01:07 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi RI pada kuartal II-2020 minus 5,32 persen. Menurut BPS, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus 5,32 persen ini paling rendah sejak krisis 1999. Angka ini memperparah kondisi ekonomi Indonesia. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 hanya mencapai 2,97 persen. Angka itu jauh dari target kuartal I yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6 persen.

Kondisi ini dikritik Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Anak mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang selama ini dikenal ‘anteng’ ini menyebut, ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan ayahnya jauh lebih baik di banding saat ini. Kritik juga datang dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Ia menilai, kinerja pemerintah lamban dan salah resep dalam mencegah dampak pandemi. Pemerintah gagal menetapkan prioritas kebijakan dalam menangani pandemi.

Pemerintah berdalih, pertumbuhan ekonomi di kuartal I jauh dari harapan karena terdampak berbagai kebijakan terkait penanganan virus corona, khususnya work from home dan physical distancing. Sementara, pertumbuhan ekonomi di kuartal II lebih buruk dari kuartal I karena dampak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Apapun dalih pemerintah, kondisi ini sangat mengecewakan. Pasalnya, meski menghadapi pandemi, pemerintah sudah diberi ruang lebih besar untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan berbagai skema dan regulasi. 

Benarkah ekonomi Indonesia meroket di era SBY? Apa yang membuat ekonomi di era SBY lebih stabil? Selain pandemi, apa yang membuat ekonomi di era Jokowi terjun bebas? Sejauh ini bagaimana upaya pemerintah guna membangkitkan kembali roda ekonomi? Bagaimana efektifitas program PEN? Lalu apa lagi yang mesti dilakukan pemerintah guna memulihkan perekonomian nasional?  

Editor : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:30
PANDEMI KORONA, PEMKAB PROBOLINGGO WAJIBKAN PABRIK SEDIAKAN RUMAH SEHAT   KPU USUL PERPPU BARU PILKADA ATUR KONSER KAMPANYE SECARA DARING   KEMENHUB SEBUT SANKSI BAGI PESEPEDA YANG LANGGAR ATURAN AKAN DITENTUKAN PEMDA   PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   PEMKAB GARUT SIAPKAN PEMAKAMAN UMUM DI KAMPUNG SANTIONG UNTUK JENAZAH PASIEN POSITIF COVID-19   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   KOMISI X DPR: SEJARAH HARUS TETAP JADI MATA PELAJARAN WAJIB BAGI SISWA DI SEKOLAH   BKKBN APRESIASI PROGRAM INOVASI POSYANDU KELUARGA YANG DIMILIKI PEMPROV NUSA TENGGARA BARAT   PANDEMI KORONA, GUBERNUR JATIM SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG    TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI, PEMKAB MALANG, JATIM, DORONG INOVASI DI SEKTOR PERTANIAN   2 PEDAGANG POSITIF COVID-19, PEMKAB TEGAL TUTUP SEMENTARA PASAR TRAYEMAN SLAWI SELAMA 3 HARI    PILKADA 2020, KETUA DPR MINTA KPU DAN BAWASLU SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SECARA RINCI DAN MASIF   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL