Kompas TV nasional sapa indonesia

Dishub Berencana Gage Jakarta Berlaku 24 Jam, Begini Tanggapan Pengamat

Minggu, 9 Agustus 2020 | 22:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sistem ganjil genap sudah disosialisasikan kembali sejak Senin 3 Agustus lalu dan besok 10 Agustus akan diberlakukan ganjil genap di 25 ruas jalan.

Sanksi juga akan dijatuhkan kepada pelanggaran ganjil genap.

Baca Juga: Ganjil Genap Jakarta Berlaku, Ampuh untuk Batasi Pergerakan Warga?

Apakah ini termasuk upaya untuk menekan pergerakan masyarakat selama masa transisi atau justru menjadi celah dan penyebab bertambahnya kasus positif?

Kita membahasnya bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Hari Purnomo dan juga ada pengamat transportasi, Djoko Setijawarno. 

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memutus rantai penularan corona.

Diantaranya berupaya memangkas pergerakan orang dengan menerapkan kembali sistem ganjil genap.

Dalam masa sosialisasi, masih banyak pengendara yang melanggar.

Baca Juga: Pengguna Kendaraan Pribadi Menurun Selama Masa Sosialisasi Gage

Besok, sistem ganjil genap sudah memasuki masa penindakan dengan harapan meningkatkan kepatuhan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengingatkan, bahwa tes masif yang dilakukan menunjukkan bahwa wabah corona masih ada.

Warga diharapkan hanya melakukan perjalanan penting saja untuk menghindari penumpukan, di pusat kegiatan atau keramaian.

Penerapan kembali ganjil genap, sebagai kebijakan rem darurat di tengah wabah corona.

Dari hasil analisis, ternyata volume lalu lintas kendaraan pada masa pembatasan sosial transisi meningkat tajam.  

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Aksi Massa Tuntut Erick Thohir Mundur

Kamis, 24 September 2020 | 03:57 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:55
KEMENAG BERHARAP ARAB SAUDI MEMASUKKAN INDONESIA DALAM DAFTAR NEGARA YANG BOLEH MEMBERANGKATKAN JEMAAH UMRAH   DINYATAKAN MELANGGAR KODE ETIK, KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO: SAYA SIAP MENERIMA KONSEKUENSI KEPEGAWAIAN   DEWAS KPK MENYATAKAN KETUA WADAH PEGAWAI KPK YUDI PURNOMO BERSALAH MELANGGAR KODE ETIK PEMBERITAAN    MENDAGRI IMBAU CAMAT DI ZONA HIJAU COVID-19 TIDAK TERLENA KARENA VIRUS KORONA MEMILIKI PENULARAN YANG SANGAT TINGGI   GUBERNUR BALI I WAYAN KOSTER KEMBALI BATASI MASYARAKAT SETELAH ADA KLASTER BARU DARI UPACARA ADAT DI BADUNG, BALI   BAWASLU: PKPU PERUBAHAN MENGATUR TAK ADA KONSER MUSIK, ULANG TAHUN PARTAI, BAZAR, PERGELARAN SENI PADA PILKADA 2020   SEBUT KPU AKAN AJUKAN PERATURAN KPU PERUBAHAN, BAWASLU: KEGIATAN YANG MELIBATKAN BANYAK ORANG DILARANG   IMIGRASI BALI MENCATAT WARGA NEGARA RUSIA TERBANYAK DIDEPORTASI SEPANJANG TAHUN 2020   WALI KOTA RAHMAT EFFENDI SEBUT TERSISA 155 DARI 727 TEMPAT TIDUR ISOLASI DI SEJUMLAH RS KOTA BEKASI   SEKDA KABUPATEN KUPANG, NTT, OBED LAHA POSITIF COVID-19    JAKSA MENILAI MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM SEBABKAN KERUGIAN NEGARA RP 16,8 TRILIUN    JAKSA PENUNTUT UMUM KEJAGUNG TUNTUT MANTAN DIRUT PT ASURANSI JIWASRAYA HENDRISMAN RAHIM HUKUMAN 20 TAHUN PENJARA   PEMKOT JAKARTA UTARA SIAPKAN 10 POMPA YANG TERSEBAR DI 6 KECAMATAN JELANG MUSIM HUJAN   BNPB SEBUT BANJIR BANDANG SUKABUMI AKIBAT SEDIMENTASI SUNGAI DAN HUJAN LEBAT