Kompas TV nasional berita kompas tv

Ibas Komentari Kondisi Ekonomi Indonesia, PDI-P: Tidak Tepat Membandingkannya saat Pandemi!

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 20:45 WIB

KOMPAS.TV - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edi Baskoro Yudoyono , Ibas, menyoroti kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Ibas bahkan membandingkannya dengan kondisi ekonomi saat pemerintahan ayahnya, SBY, yang diklaim meningkat drastis atau meroket.

Pernyataan Ibas disampaikannya saat menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudoyono , AHY, di Fraksi Partai Demokrat DPR.

Menurut Ibas, rakyat saat ini butuh bukti , bukan sekadar janji .

Pernyataan Ibas direspons anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P , Masinton Pasaribu .

Masinton menilai pernyataan Ibas tidak tepat disampaikan saat pandemi Corona seperti sekarang dan menurutnya, saat ini lebih baik bekerja sama untuk menanggulangi pandemi Corona yang terjadi di Tanah Air.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arif , heran atas serangan yang yang dilontarkan kepada Ibas.

Dalam cuitannya di twitter, Andi menyebut Ibas hanya memaparkan bahaya Covid-19 dan rusaknya ekonomi akibat pandemi.

Pernyataan Ibas dikritik Habiburohman, dari Partai Gerindra.

Menurut Anggota Komisi III DPR ini, istilah meroket berlebihan, karena pertumbuhan ekonomi di masa presiden SBY, rata-rata di bawah 6 persen.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Tim Gabungan Razia Masker

Minggu, 20 September 2020 | 12:39 WIB
Games

Cara Main Game Among Us yang Lagi Populer

Minggu, 20 September 2020 | 12:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:43
WEBINAR NARASI BRAND BERSAMA TARRENCE PALAR DAN HANDOKO HENDROYONO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID!   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL, AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKET DIGITAL   DITPOLAIRUD POLDA PAPUA TERJUNKAN PERSONEL UNTUK JADI TENAGA PENGAJAR BAGI ANAK-ANAK SEKOLAH DI PULAU KOSONG   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO MINTA PEMERINTAH SEGERA TETAPKAN STANDAR HARGA TES PCR DI BERBAGAI RUMAH SAKIT   KEMENDAG AMERIKA SERIKAT TUNDA LARANGAN PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK HINGGA 27 SEPTEMBER 2020   PEMKOT PEKANBARU, RIAU, TAMBAH 200 TENAGA KESEHATAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN COVID-19   KANTOR WALI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA PUSAT DITUTUP TIGA HARI KE DEPAN SETELAH LIMA PEGAWAI POSITIF COVID-19   KEMLU SEBUT KASUS BARU WNI DI LUAR NEGERI YANG TERKONFIRMASI COVID-19 BERASAL DARI KUWAIT   KEMLU MENCATAT KASUS WNI TERKONFIRMASI COVID-19 DI LUAR NEGERI BERTAMBAH MENJADI 1.422 KASUS   MENKO PMK MINTA PEMDA MEMILIKI INISIATIF JIKA FASILITAS UNTUK PENANGANAN COVID-19 DARI PUSAT BELUM TURUN   MANTAN PM KANADA JOHN TURNER TUTUP USIA   KUASA HUKUM JOHN KEI SEBUT PENAHANAN KLIENNYA DIPERPANJANG HINGGA 19 OKTOBER 2020   KEMENKES IRAN MENCATAT ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MENCAPAI 24.000 KASUS   POLRES BOGOR, JAWA BARAT: WISATAWAN KE PUNCAK TURUN 80 PERSEN, PENGARUH PSBB JAKARTA