> >

Jakarta Dinobatkan sebagai Kota dengan Risiko Lingkungan Terbesar Sedunia, Diprediksi Tenggelam 2050

Kompas dunia | Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:44 WIB
Banjir di Jalan Raya Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021). Warganet ramai mengomentari kawasan elite di Kemang milik Lippo. (Sumber: KOMPAS.com/Ihsanuddin)

LONDON, KOMPAS.TV – Sebuah laporan yang dipublikasikan oleh perusahaan konsultan risiko Verisk Maplecroft pada Kamis (13/5/2021) memuat 100 kota di dunia yang menghadapi risiko lingkungan terbesar.

Laporan itu menobatkan Jakarta sebagai kota paling rentan di dunia terhadap risiko lingkungan.

Melansir Time, dari seluruh 100 kota yang menghadapi risiko lingkungan terbesar itu, 99 kota di antaranya terletak di Asia.

Sementara, 14 kota dari 20 kota paling aman terhadap risiko lingkungan terletak di Eropa.

Para peneliti dalam laporan itu menilai 576 kota terbesar di dunia berdasarkan kualitas udara dan air, tekanan panas, kelangkaan air, kerentanan terhadap perubahan iklim dan eksposur lanskap, populasi, ekonomi serta  infrastruktur terhadap bahaya alam.

Bahaya alam itu seperti gempa bumi, tsunami dan tanah longsor.

Laporan itu menyebut, sekitar 1,5 miliar orang tinggal di kota yang menghadapi “risiko tinggi atau ekstrim”.

Baca Juga: Gubernur Anies Minta Bantuan Menteri Luhut Atasi Banjir Jakarta

Asia tak cuma merupakan kawasan dengan penduduk paling padat.

Tapi juga semakin menambah tekanan pada sumber air dan menambah polusi dari pembakaran batu bara serta bahan bakar secara meluas.

Penulis : Vyara Lestari Editor : Deni-Muliya

1
2
3
4
5
6

Sumber : Kompas TV



TERBARU